1.God gave you 2 legs to walk.2 hands to hold.2 ears to hear.2 eyes to see.But why did he give you only 1 Heart? Probably because He wants you to look for the other..(Radhik Bagus Tjokrosadana; Redaksi Majalah T&t)
2.True love does not have a happy ending.True love does not have an ending!(Radhik Bagus Tjokrosadana; Redaksi Majalah T&t)
3.If love is not a game then why are there so many players?(Radhik Bagus Tjokrosadana; Redaksi Majalah T&t)
4.Don't be afraid 2 say "I love u" to do one you love... for when your ready it might be to late... (Radhik Bagus Tjokrosadana; Redaksi Majalah T&t)
5.Looks may capture the eyes but it's the personality that captures the heart(Radhik Bagus Tjokrosadana; Redaksi Majalah T&t)
6.Look into the picture of your present life, for the picture determines your future(Radhik Bagus Tjokrosadana; Redaksi Majalah T&t)
7.Be yourself, there are enough other people(Radhik Bagus Tjokrosadana; Redaksi Majalah T&t)
8.Those who are afraid to fall, will never fly(Radhik Bagus Tjokrosadana; Redaksi Majalah T&t)
9.FRIENDS are like stars…you do not ALWAYS SEE them but you know they are always there!..(Radhik Bagus Tjokrosadana; Redaksi Majalah T&t)
10.If you are the flame you can't be burned(Radhik Bagus Tjokrosadana; Redaksi Majalah T&t)
- Karena tidak menyerah, maka impian dapat terlihat. Jangan menyerah, dan selalu percaya pada masa depan. (Radhik Bagus;Web Designer Majalah T&t)
- Aku tidak akan pernah menyerah, walaupun harus mengejar kemanapun. (Radhik Bagus;Web Designer Majalah T&t)
- Seberapa besar kasih sayang yang kita dapat, besar maupun kecil, harus selalu kita hargai. Karena kasih sayang itu yang membuat kita seperti sekarang ini. (Radhik Bagus;Web Designer Majalah T&t)
- Orang yang terlahir berbakat bukanlah orang yang berbahagia, namun orang yang harus berusaha dengan keras untuk mendapatkan sesuatu adalah orang yang lebih berbahagia. (Radhik Bagus;Web Designer Majalah T&t)
- Impian manusia tidak boleh berakhir (Radhik Bagus;Web Designer Majalah T&t)
- Hal besar itu berasal dari imajinasi besar juga (Radhik Bagus;Web Designer Majalah T&t)
- Sejarah bisa terulang, namun manusia tidak dapat kembali ke masa lalu. (Radhik Bagus;Web Designer Majalah T&t)
- Jangan menyerah walau bagaimana pun keadaannya. Selalu ada harapan walau di dalam keputusasaan dan kemustahilan. (Radhik Bagus;Web Designer Majalah T&t)
- Jalanilah jalan yang telah kau pilih, dan hadapailah hidupmu dengan bahagia dan pantang menyerah. (Radhik Bagus;Web Designer Majalah T&t)
- Kalau impian adalah jalan yang aku tempuh, maka aku akan lampaui. Karena jika aku percaya, aku bisa malakukannya. dibawah bendera Tekad Membara (Radhik Bagus;Web Designer Majalah T&t)
Entah apa yang mendorong saya dan orang tua saya pagi itu melontarkan niat yang agak luar biasa (mengingat kami ini segerombolan bertubuh montok yang pemalas) untuk berjogging ke Senayan. Maka hitung-hitung tamasya , kami pagi-pagi sekali pukul 05.00 WIB sudah bersiap diri memakai training olah raga dan sepatu senam. Bahkan mama memakai sepatu senam baru yang belum pernah beliau pakai sejak 6 bulan yang lalu! Dengan semangat membara untuk membakar lemak, papa pun mengeluarkan mobil dan kami langsung berangkat ke Senayan. Tancap gigi empat menuju Senayan!
Kami tiba di Senayan pukul 06.00 WIB. Sepanjang Stadion Senayan , kami sangat kesulitan mencari parkiran . Setelah kurang lebih seperempat jam kami menahan diri mendengar umpatan kotor papa, maka akhirnya kami dapat parkiran juga, walau agak jauh dari area jogging.
Seperti selayaknya atlet professional, dengan dada membusung dan kepala mendongak, kami berlari-lari kecil menuju area jogging di seputar stadion Senayan. Ternyata di sana sudah banyak yang berjogging. Mungkin mereka datang lebih awal dari kami. Tidak hanya itu. Masih sambil berlari kecil, kami melihat sekumpulan perguruan Wushu sedang berlatih menggunakan tongkat yang panjang. Biasa, dengan sumpah serapahnya yang sama, papa mengutuk anak kecil yang berlatih Wushu dengan tongkat, yang tongkatnya hampir mengenai kaki papa itu. “ Mau nge-jolok jambu kenapa mesti ke Senayan sih!! Bikin perkara aja. Bisa berabe kena mata!! Dasar babon!”
Tidak jauh dari situ, ada perkumpulan jantung sehat. Kami bertiga mendekat, karena sepertinya mama tertarik dengan gerakan-gerakan senamnya yang tidak terlalu menghentak. Setelah kami mendekat, raut muka mama agak kaget. Lalu cepat-cepat mengajak kami untuk berlalu. “Kenapa Ma?” Tanya saya. “Gue nggak mau gabung olah raga ama mereka. Enak aja. Emang gue udah nenek-nenek peyok keriput apa?!” Dan kamipun bergegas mengikuti larinya sambil mengurut dada.
Sepanjang mata memandang, banyak orang berolah raga dengan berbagai kemapuan mereka. Ada yang latihan karate, main basket, main sepeda, skate board, roller blade, aerobic, bahkan ada yang sangat niat membawa raket bulu tangkis beserta cock-nya dari rumah. Mungkin mereka tidak ada lahan asyik untuk main bulu tangkis di rumah. Well, maka disulaplah kini Senayan menjadi pelataran untuk berbagai cabang olah raga!
Tidak hanya itu ternyata. Ada banyak orang yang sedang duduk-duduk saja. Mereka sedang olah raga muka rupanya. Menurut EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) bilang, olah raga muka itu lebih lazim disebut mengunyah, atau memamah biak. Ternyata selain kami yang bersemangat ke Senayan, banyak pedagang makanan dan minuman juga memiliki semangat yang sama. Bahkan ada dari mereka yang membuka lapaknya dari shubuh.
Bagi pecinta jajan, di sinilah Anda bisa memanjakan lidah. Mulai dari makanan ringan seperti bakpau, roti lapis, risolles, gorengan, batagor, somay, pempek, dan kue-kue basah. Ada juga makanan berat, seperti soto ayam, bakso, soto babat, ketupat sayur, bubur ayam Cirebon, sate ayam, nasi rames, nasi Padang, bahkan jika beruntung, Anda akan menemui makanan yang sudah agak langka ditemui, yaitu Laksa. Makanan berkuah kuning gurih dengan aroma yang khas.
Pertama papa yang tergoda untuk mencicipi bakso bening. Kami duduk di bangku kayu di dekat Gate Stadion ke-2, kebetulan pohon-pohon di sana masih agak rindang. Kami pun memesan bakso bening 3 mangkok. Tidak lama, bakso pun diantar. Kuah baksonya bening sekali, pakai taburan seledri, bawang goreng dan tongcai. Baksonya sendiri berukuran kecil, dan ada beberapa potong iga atau tulang sapi. Menggoda sekali nampaknya! Ternyata rasanya lumayan, dan tidak mengecewakan. Satu porsi dihargai Rp.5.000. Setelah selesai dengan appetizer yang nikmat itu, kami berjalan ( ingat…di awal cerita, saya bilang kami berlari-lari kecil kan? ) lagi.
Sepanjang mata memandang, kami melihat antrian agak ramai di sebuah tenda. Rasa penasaran menggelitik kami untuk mampir di tenda itu. Ternyata, bubur ayam Cirebon. Dengan pandangan agak memelas, papa memandang mama untuk diizinkan jajan kembali. Kami pun duduk agak berdempetan dengan orang yang lebih dulu makan di sana. Setelah sekian menunggu, pesanan kami pun datang, 3 mangkok bubur ayam, dan semangkok atributnya. Maksudnya atribut di sini adalah, sate usus, sate ati ampela , dan sate telur puyuh. Di suapan pertama, saya sudah mendapat jawaban mengapa orang rela berantri-antri ria di tenda bubur ini. Rasa buburnya gurih, lembut, dan harum beras. Toppingnya pun saya suka , yakni cakwe, kacang kedelai, ayam suwir, seledri, tongcai, bawang goreng. Seperti cerita sebelumnya, bubur ayam berikut satenya pun kandas tak bersisa. Semangkok bubur ayam dihargai Rp. 5.000 dan satu tusuk sate Rp.2.000.
Dengan keringat yang membasahi tubuh , tapi bukan karena berolah raga, kami pun melanjutkan jalan kami. Kali ini kami sepertinya mulai sadar, bahwa langkah kaki kami sudah memelan, tidak seperti awal masuk ke stadion tadi.
Dari jauh mama melihat di bawah pohon, ada seorang nenek-nenek dengan bakul , berjongkok membakar sesuatu. Kami mendekat, dan ternyata yang dibakar adalah sate kikil.Kontan mama yang senang sekali dengan kikil langsung mengajak kami duduk lesehan di dekat si nenek itu, dan langsung memesan 30 tusuk dan minta dibakar agak garing. Sate kikil sendiri, awalnya adalah makanan asli Jawa yang dimana penyajiannya kikil sapi dipotong kotak-kotak 2 cm x 2 cm, lalu dimasak 3/ 4 matang dengan bumbu bacem, lalu ditusuk oleh bilah bamboo, dan kemudian dibakar dengan arang batok kelapa. Selagi dibakar, sesekali sate-sate yang dibakar itu diolesi minyak sayur supaya bertambah gurih dan tidak lengket di besi panggangan. Sate yang matang, disajikan dengan bumbu sambal kacang di pinggir piring untuk cocolan. Rasanya luar biasa, ada manisnya yang berasal dari bumbu bacem, gurih sekali, dan diperkuat dengan aroma bakaran tadi. Mantap sekali. Ditambah dengan pedas gurih bumbu kacang. Hmm…. Dengan harga Rp.1.500 per tusuk, kami sepertinya akan sangat merindukan makanan langka ini.
Setelah menyantap sate kikil yang nikmat, kami berniat untuk mencari minuman yang segar. Pilihan kami jatuh pada gerobak es susu kacang kedelai. Kami memesan 3 gelas. Rasanya nikmat sekali, manisnya pas, aroma kedelainya kuat sekali, dan kekentalannya terjaga. Tidak cemplang. Per gelasnya dihargai Rp.3.000.
Bukannya meningkatkan stamina, malah kami agak kenyang. Jalan kami menjadi gontai (ingat….di awal cerita saya, kami berlari kecil, lalu berjalan, dan sekarang gontai!).
Mama mengusulkan supaya pulang saja. Kami setuju. Kami berbalik. Pandangan papa tertumbuk pada tukang gorengan. Dibelinya combro, tahu isi, bakwan, risol, dan molen masing-masing 5 potong. Mama agak sengit melihat papa beli gorengan banyak sekali, dalih papa ,”Untuk bekal di mobil.” Kami pun terdiam . No comment.
Kini giliran saya yang agak ngawur. Dari kejauhan saya melihat ada penjual bakpao Yeong Heong , saya memesan 3 buah dengan isian daging ayam, kacang ijo dan daging sapi. Ukuran bakpao Yeong Heong ini agak di luar rata-rata, alias lebih besar. Teksturnya putih lembut, dan sangat wangi gurih. Panas-panas, bakpao-bakpao itu dimasukkan dalam kantong kertas, dan setelah membayar Rp.6.000 per bakpao, kami menuju ke mobil, dan pulang ke rumah.
Sepanjang jalan, saya berpikir, apa yang kami dapat sepanjang hari ini. Semangat kami yang menyala-nyala untuk membakar lemak, ternyata kembali gagal. Malahan, kami menambah kalori dan tumpukan lemak lagi. Apapun, saya sangat mensyukuri pagi ini, setidaknya 10 atau 20 tahun ke depan kedekatan saya dan orang tua seperti ini pasti akan sangat saya rindukan. Lagipula, mana kita tahu di masa-masa depan, pedagang-pedagang di emperan stadion Senayan itu sudah terkikis oleh zaman, bukan?
With Love,
Nariswari
Kadang aku ingin berbaring manja di dada kekasihku. Dalam hangat peluknya, aku meresapi indahnya menghitung malam bersama. Kuhafal betul desah nafas dan irama suaranya yang kadang menuntun romansa fantasiku. Di balik cintanya yang putih, kuingin dia menitip doa dan berbagi harapan denganku. Bercanda, berbagi tawa, dan melantunkan bait-bait cinta Lukisan Perempuan milik Sitok Srengenge, lembut di telingaku :
LUKISAN PEREMPUAN Kulukis perempuanku, bersayap kupu-kupu terbang mengitari kuncup kanak-kanakku yang selalu luruh jadi humus masa lalu Rambut jerami putih-tempat istirah angin yang letih tubuh lampai terlentang sepasrah padang, lelaki menggaruk membajak menggali, mengharap tumbuh benih kasih. Kupajang lukisan itu di kamarku seruang gua tanpa gaung dan lelawa Bintang-bintang pun menjauh, mungkin jatuh, dipagut laut dan gelap membekap dengan telapak tangan kasap tak kasat mata Aku tersedu di rahim perempuanku, sebagai janin takut bising dan dingin. Kusapukan warna emas pada paras, kudamba cinta dari cahaya matanya Kulit tanah liat, menahan geliat hasrat Bukit-bukit cadas, sepasang payudara yang mengeras Lembah semak belukar, kawah gairah dari birahi liar Aku bersimpuh di bawah teduh perempuanku, kulepas derita di ambang gerbang yang terbuka di telapak kakinya, dari sana kutempuh langkah demikian berliku: melukis hidupku! Serupa tiang utama rumah, di mana penat ditambat perempuanku menjulang serapuh kenangan menyangga rusuk-rusuk rinduku yang selalu luruh, bila hujan menjamahku... (Medio 2006; Sitok Srengenge-Komunitas Utan Kayu)
Indah ya? Aku ingin sekali lelakiku menjamahku tidak hanya secara fisik, tapi ada kedalaman hati dan perasaan yang bermain di sana. Betapa indahnya cinta, saat semua iramanya dimainkan dengan nada yang tepat...
Dedicated to Aditia Patria W. You`re my song.
With Love
Nariswari
Kekasihku, Apa yang dapat diterjemahkan malam tentang isi hatiku? Kala ia telah mengerti betul arti dingin dan sepi. Adakah kau di sana mengerti? Kekasihku, Kucari sosokmu di lembaran kertas, sudut-sudut kamar, dan repertoar pertokoan. Dan kau masih belum hadir di sisiku. Menggenapi angka satu. Kekasihku, Telah kusiapkan rumah yang hangat untuk kau singgahi Menuntun sendiri menjadi pasti Menata kenangan menjadi hal yang abadi Datanglah Kekasihku, Duduklah di sisiku Kan kusisir rambut berubanmu satu persatu Membilang payah dan letih dalam usiamu Kan kuusap kerut-kerut wajahmu Dan kuhafal tiap porinya Mengajariku kebijaksanaan dan hati Menuntunku arti kekuatan dan keberanian dalam menjalani hidup Kekasihku, Wujudlah dalam hadirmu Kembangkanlah sayap-sayapmu yang kokoh Jadikanlah aku tujuanmu Seruanku memenuhi tiap rongga langit Membentang dinding awan dan pelangi Menghancurkan nilai logika dan nalar Adakah kau dengar? Satu...satu...satu..sepi Satu...satu...satu..hujan Satu...satu...satu..mimpi Satu...satu...satu..dingin Satu...satu...satu..kekal //...Adakah kau dan aku satu ? Aku masih duduk menantimu dengan segenggam cinta. Ku yakin kau akan hadir bersama matahari pagi... Pamulang, 23 Agustus 2007,11:29 WIB With Love, Nariswari (Untuk Matahariku,Aditia Patria Warman)
1. Sering dikatakan, anak-anak tidak tahu nilai uang.Ini separonya benar. yang mereka tidak tahu adalah nilai uang Anda. Uang mereka, telah mengetahui nilainya. (Judy Markey)
2. Perbedaan pokok antara optimis dengan pesimis terletak pada cara berpikir. Seorang yang pesimis, biasanya membayangkan kegagalan dan kekecewaan di hari-hari yang lalu dan tidak ingat sedikitpun siapa tahu esok ada harapan. Seorang yang optimis, dalam pikirannya selalu berharap akan menggapai sesuatu di hari mendatang. (Nariswari)
3. Ide adalah barang mentah untuk kemajuan. Tiap langkah apapun berakar dari ide. Ide itu sendiri tidak berharga apa-apa , jika tidak adaa kekuatan untuk menggerakkannya. (B.C. Forbes)
4. Jangan berpikiran bodoh, Anda akan memiliki segalanya. Karena semakin banyak yang kita peroleh, makin banyak pula kita inginkan. Karenanya kita tidak pernah akan memiliki segala-galanya. (Joice Brothers)
5. Beda anjing dengan kucing: bilaman seekor kucing berhasil membujuk manusia untuk membukakan pintu baginya, ia akan melesat keluar tanpa ragu. Tetapi seekor anjing dalam situasi yang sama, akan menengok ke belakanguntuk melihat apakah teman manusianya itu mau turut bersenang-senang menikmati kegiatan penjelajahannya atau tidak. (dr. Foreman Bench)
6. Tidak ada fakta, yang ada hanya interpretasi.(Friedrich Nietzcshe)
7. Pikiran yang gelap, hati yang tidak berperasaan dan keinginan yang tidak terpenuhi adalah akar dari kejahatan. (Jhon Spalding)
8. Mencintai seorang wanita seperti mengagumi sekuntum mawar, yang lembut karena keindahannya tapi perlu diwaspadai karena durinya. (Nariswari)
9. Menangislah karena disitulah kau akan jujur pada dirimu. (Jhon Hetzel)
10.Usia adalah sesaat. Amalan bernilai selamanya.(Nariswari)
1. Emosi selalu menghabiskan energi. (Nariswari)
2. Keterbelakangan mental, mata rabun, kegilaan, cacat, tidak akan pernah menghalangi seseorang untuk terus berkarya dan mencipta. (Richard Wawro)
3. Terlalu banyak orang yang menyepelekan sahabat dan membangga-banggakan orang asing. (Parts Pups)
4. Demokrasi baru hanya kemungkinan untuk menciptakan pemerintahan yang baik, tetapi tidak sepenuhnya menjamin pemerintahan itu akan baik. ( The Economist)
5. Tindakan yang diiringi oleh nalar, logika dan perasaan, menghasilkan keseimbangan. (Nariswari)
6. Perkawinan adalah berjudi. Jika berhasil, akan mendapat sukses besar. Jika gagal, akan merugi banyak. (Aditia P.W)
7. Sebuah hubungan berakar dari komitmen yang kuat. (Aditia P.W)
8. Untuk mengerti startegi musuhmu, kau tidak bisa melihatnya dari jarak yang jauh. (Shun Tzu)
9. Mencintai artinya memberi dengan ikhlas. (Mother Teresa)
10.Menjalani hidup seperti air yang mengalir, bersemangat bagai ombak, berteriak tentang cinta dan kebebasan bagai gema di tebing-tebing karang. (S.Hok Gie)
1. Tiap burung tidak pernah menginginkan hidup di dalam sangkar. (Robert Louis Stevenson)
2. Kenangan kecil di masa anak-anak memberikan arti besar di masa dewasa. (Seto Mulyadi)
3. Selain menyegarkan pikiran dan perasaan, buku merupakan jendela informasi untuk mennggali segala sumber pengetahuan di dunia ini. (Prof. Sayidiman)
4. Janganlah kita melihat jabatan seseorang, tetapi kita melihat apakah dia melakukan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh atau tidak. (Nariswari)
5. Berdisiplin itu penting, tapi yang lebih penting adalah berdisiplin dalam berbuat sesuatu , artinya apapun yang kita kerjakan hendaknya disertai oleh keinginan yang sebaik mungkin. (Nariswari)
6. Orang yang bersungguh-sungguh, tidak pernah gagal. (Nariswari)
7. Disiplin yang disertai ilmu pengetahuan membuahkan kemajuan. (Frans Magnis Suseno)
8. Lupakanlah segala kesalahan dan kegagalan. Lupakan segala-galanya, kecuali Anda hari ini harus melakukan sesuatu dan segera mengerjakannya. Hari ini adalah hari keberuntungan bagi Anda. (William Duran; Pendiri General Motors)
9. Kita hidup pada jaman yang aneh, ada mesin hitung di saku, kamera saku atau alat perekam. Ini adalah fakta, bahwa apa pun bisa dimasukkan ke dalam saku dengan mudah, kecuali uang. (Yoshihiro Honda)
10.Untuk mengetahui kebenaran, jangan bersikap pengecut. (Kong Hu Chu)
1. Melihat adalah percaya. (Abdullah Farqouhar)
2. Anak-anak yang diperlakukan seakan-akan mereka tidak berpendidikan, hampir selalu menjadi anak-anak yang tidak berpendidikan. (Kenneth B. Clark)
3. Barang siapa terus berjalan tanpa menyeleweng ke kiri dan ke kanan, sebentar saja ia akan sampai ke kesempurnaan. (Santo Johanes Barchmann)
4. Tak seorang pun dapat menoleh ke masa-masa ia bersekolah dan mengatakan dengan jujur bahwa masa-masa itu sangat tidak menyenangkan. (George Orwell)
5. Keterbatasan melapangkan pikiran. (Nariswari)
6. Jangan pernah berhenti meyakini , jikalau hidup ini akan menjadi lebih baik. Baik bagi kehidupan Anda sendiri, maupun bagi kehidupan orang lain. (Andre Gidde)
7. Saya tidak perduli apa yang akan terjadi pada diri saya,selama perubahan itu menuju ke arah yang lebih baik. (William Feather)
8. Beberapa pohon tumbuh sangat tinggi, lurus dan tersebar di hutan, dekat satu sama lain, sementara itu ada pohon yang harus tumbuh sendiri atau bahkan ada yang tidak tumbuh sama sekali. (Oliver Wendell Holmes)
9. Jangan hanya memikirkan apa yang dikatakan dan dilakukan orang pada saat ini saja. (Louis Pasteur)
10.Kebebasan ekspresi dicerminkan pada kualitas dialog intelektual dan spiritual yang tidak terputus-putus , disertai dengan unsur , bentuk, serta fungsi. (Rendra)
1. Pada dasarnya orang tidak bisa mengetahui semua hal dengan lengkap, kita cuma tahu sedikit mengenai segala sesuatu. (Blaise Pascal)
2. Jangan selalu menganggap orang lain memiliki kepandaian yang sama dengan kita siapa tahu mereka malah lebih pandai. (Terry Thomas)
3. Masa muda bahagia karena memiliki kemampuan untuk melihat keindahan. Orang yang mempertahankan kemampuannya untuk melihat keindahan akan awet muda. (Franz Kafka)
4. Dengan memelihara kebajikan untuk banyak orang,maka Anda akan meninggikan Tuhan sebagai penciptamu. (Mother Teresa)
5. Tindakan lebih nyata daripada sekedar kata-kata dan tidak mungkin menimbulkan salah kutip atau salah interpretasi. (Nariswari)
6. Memberi hanya dari kelebihan kita , seperti yang umumnya dipraktekkan orang-orang "dengan akal sehat" belumlah cukup. Cintailah sesamamu hingga cinta itu betul-betul melukai. (Mother Teresa)
7. Tindakan mulia yang dapat Anda lakukan untuk orang lain, tidak hanya menunjukkan kekayaan Anda tetapi juga memperlihatkankepada mereka kekayaan mereka. (Benjamin Disraelli)
8. Gosip ibarat cheque, Anda tidak mau begitu saja menerima , sebelum yakin ada cadangan uangnya. (Cartel of Argentina)
9. Banyak orang merasa kesepian, karena mereka membuat banyak tembok, bukan jembatan. (Joseph F. Newton)
10.Lebih banyak orang yang hanya ingin bertemu orang yang tepat dari pada berusaha menjadi orang yang tepat. (Gloria Steinem)
1. Berpikirlah pada pagi hari. Berusahalah pada siang hari. Makanlah pada sore hari. Tidurlah pada malam hari. (Blake)
2. Jika Anda mendewakan uang, maka ia akan menganggap Anda seperti setan. (Henry Fielding)
3. Berikanlah perkataan yang baik , maka Anda akan menjadi orang baik, dan akan menerima kata-kata yang baik. (W. Clement Stone)
4. Barang siapa yang memiliki jiwa yang harmonis, maka hidupnya akan sangat teratur. (Demokratos)
5. Kesempatan berbuat jahat terjadi seratus kali sedangkan untuk berbuat baik sedikit sekali. (Voltaire)
6. Kedamaian di dunia dimulai dari kedamaian di hati. (Nariswari)
7. Cinta itu ibarat lagu yang tak pernah kehabisan nada. (Elvis Presley)
8. Jika saya sebagai manusia mengatakan bahwa seks itu indah, sebuah keganjilan jika ada sebagian orang yang mengatakan bahwa seks itu tabu. (Madonna)
9. Berbicara dimulai dari hati. (Nariswari)
10.Jujur dimulai dari pikiran .(Nariswari)
1. Malang sekali mereka yang tidak memiliki kesabaran. (Shakespeare)
2. Kemutakhiran menyebabkan orang mabuk dalam kemalasan. (Yashuhiro Kinochi)
3. Buku-buku tanpa pengetahuan akan kehidupan, sama sekali tidak berguna. (Samuel Jhonson)
4. Seperti kelahiran, kematian merupakan rahasia alam. (marcus Aurechius)
5. Sebelum menyalahkan, pertama-tama kita harus melihat bahwa itu memang kesalahan yang tidak dapat diterima. (G.C. Lichtenberg)
6. Ketika saya masih anak kecil, saya berbicara, mengerti, dan berpikir sebagai anak kecil. Tetapi ketika saya menjadi orang dewasa, saya membuang sifat kekanak-kanakan itu. (Korintus)
7. Kemenangan diraih dengan kekuatan, perkiraan, dan perasaan yang matang. (Reinhold Meissner)
8. Minoritas menimbulkan usaha yang lebih giat daripada orang lain, untuk menunjukkan kemampuan dan eksistensi diri. (Swartz Paul Patel)
9. Kesopanan hanya angin belaka. Dan hanya anginlah yang ada dalam ban. Tetapi justru angin itulah yang membuat orang senang dan nyaman. (Marsekal Foch)
10.Berikan mimpi pada anakmu, dan ia akan mengubahnya menjadi kenyataan. (Albert Einstein)
1. Kekayaan dan anak adalah harta yang selalu dicari orang. (Frank Mc. Kinney)
2. Kita terlalu sering memberi anak-anak kita jawaban untuk dihafalkan, daripada memberi pemecahan untuk berbagai masalahnya. (Roger Lewin)
3. Orang yang dapat memperlakukan negaranya dengan baik tidak membutuhkan sejarah, karena ia sendiri yang akan mengukir sejarah.(Voltaire)
4. Meski diributkan, ternyata setiap orang bisa melewati krisis usia pertengahan. (Lawrence J. Peter)
5. Tiap manusia selalu berubah dan berkembang. (Jean Pigget)
6. Hakimi sebuah pohon dari buahnya, bukan dari daunnya.(Euripedes)
7. Kegesitan yang tidak didukung oleh strategi dan tak tik penyelamatan diri yang cerdik, hasilnya akan sia-sia belaka. (Jaya Suprana)
8. Sampai kesabaran habis pun kita tidak akan pernah sempurna. (Thomas Dekker)
9. Pengalaman akan memungkinkan Anda untuk mengenali kesalahan yang sama. (Franklin P. Jones)
10.Ujian pertama dari orang yang besar sejati adalah kerendahan hati. (Jhon Ruskin)
1. Wewenang akan menunjukkan sifat seseorang. (Nariswari)
2. Bedah plastik tidak bisa mengembalikan suami yang meninggalkan Anda. (Prof. Ivo Pitangguy)
3. Jika kita bisa dengan enteng menunjukkan kesalahan orang lain tentu kita pun bisa dengan mudah memberikan pujian. (Howard W. Newton)
4. Dunia membutuhkan kebohongan yang baik, sudah terlalu banyak kebohongan yang buruk.(Kurt Vonnegut)
5. Kebebasan hanyalah sebuah sarana untuk mencapai tujuan hidup. (Tennessee Williams)
6. Jangan pernah membanting pintu, siapa tahu Anda ingin membukanya lagi. (Don Herold)
7. Saya percaya bukan pada apa yang saya pikir, akan tetapi apa yang saya tahu. (Sir Arthur Conan Doyle)
8. Apabila didewakan, uang akan mengganggu seperti setan. (Henry Fielding)
9. Kekuasaaan yang dibarengi dengan keadilan, menciptakan kemakmuran. (dr. Limas Sutanto)
10.Yang perlu dipikirkan adalah apa yang kita pelajari setelah mengetahui suatu hal. (Jhon Wooden)
1. Kekayaan tidak selalu mengiringi kebahagiaan. (Nariswari)
2. Kemampuan seseorang untuk menerima tanggung jawab merupaka ukuran seorang manusia. (Roy L. Smith)
3. Saya tidak pernah yakin bahwa saya benar, tetapi saya juga merasa yakin bahwa tidak seorang pun mengetahui dengan tepat apa yang disebut dengan kebenaran itu. (Saul Alinsky)
4. Jika dua ekor banteng berkelahi , rumput di bawahnyalah yang akan menderita. (Nariswari)
5. Kunci bagi semua hal adalah kesabaran. Anda toh memperoleh anak ayam dengan dierami lebih dulu, bukan dengan memecahkan cangkangnya. ( Arnold Glasscow)
6. Prestasi bukan dilihat dari jumlah pekerjaannya, akan tetapi dari keberhasilan tersebut yang mengubah diri kita menjadi lebih baik. (Nariswari)
7. Alam bisa menjadi guru yang baik dalam kehidupan. (Joan Baez)
8. Jika Anda tidak mau orang lain menceritakan rahasia Anda, maka jangan ceritakan rahasia Anda pada mereka. (Seneca)
9. Orang jenius melakukan apa yang harus dilakukannya , dan orang berbakat melakukan apa yang bisa dilakukannya. (E.R. Bulwerlytton)
10.Ketololan seseorang merupakan keuntungan bagi yang lain, karena tidak ada seorang pun sedemikian mendadak menjadi makmur tanpa melalui kesalahan-kesalahan orang lain. (Francis Beacon)
1. Semangat menghidupi hidup saya. Semangat lebih besar daripada film. Dan jauh lebih besar dari pada teater. Semangat ada, maka di situlah hidup. (Teguh Karya)
2. Kita harus mendidik anak-anak kita untuk bermimpi dengan mata terbuka. (Harry Edwards)
3. Rasa aman yang dinikmati oleh kelompok minoritas adalah ukuran apakah sebuah negara menjunjung tinggi kebebasan. (Lord Acton)
4. Sindiran itu ibarat kaca. Umumnya para penonton benar-benar dapat menemukan semua wajah orang lain yang terpantul di dalamnya, kecuali wajah mereka sendiri. (Jonathan Swift)
5. Berhati-hatilah dengan pengeluaran yang sedikit-sedikit. Kebocoran kecil pun bisa menenggelamkan kapal yang besar. (Benjamin Franklin)
6. Gila hormat memang tidak baik, tetapi untuk menjadi orang terhormat hendaknya menjadi tujuan hidup tiap manusia. (Imam Ghazali)
7. Berkerjalah dngan seluruh kemampuanmu. Karena bekerja akan menentukan hari kemudian kita. (DR. Herman Pratikto)
8. Lupakan segala kebaikan-kebaikan yang telah kita perbuat, namun ulangilah dengan lebih baik lagi. (Khrisna Murti)
9. Kekalahan terberat yang dirasakan seseorang adalah jika dia menjadi orang sama sekali berbeda dengan kemampuannya yang sebenarnya. (Ashley Montague)
10.Ketika semua keburukan itu membuatmu sakit, maka pejamkanlah mata, dan renungkanlah. (Valentino)
1. Lidah yang baik adalah senjata yang baik. (Nariswari)
2. Merubah diri menjadi lebih baik merupakan awal kemajuan. (Elizabeth Arden)
3. Tiada kegembiraan tanpa penderitaan. (Plato)
4. Hal-hal yang sudah lalu tidak bisa dipanggil kembali. (Nariswari)
5. Kegembiraan tanpa batas adalah kegilaan. (Kurt Levine)
6. Waktu yang hilang tidak dapat diulang kembali. (Nariswari)
7. Mengejar kebahagiaan akan lebih mudah jika kita mengurangi kecepatan sedikit. (Nariswari)
8. Lebih baik kehilangan sebuah lelucon, daripada kehilangan seorang teman. (Nariswari)
9. Belajar bukan permainan anak-anak, hingga kita dewasapun tidak mungkin berhasil tanpa belajar susah payah. (Aristoteles)
10.Rumah kecil bisa menampung kebahagiaan lebih banyak daripada rumah besar. (Nariswari)
1. Pendidikan adalah sarana peradaban. (Ariel Durant)
2. Jika binatang melakukan sesuatu, itu dikatakan oleh insting. Tetapi jika manusia melakukan hal yang sama dengan alasan yang sama maka itu dikatakan pandai. (Will Cuppy)
3. Sejarah adalah filsafat yang mengajar dengan contoh secara realita. (Henry St. Jhon Bollingbroke)
4. Jangan mempertaruhkan hidupmu. (Rodin)
5. Latihan membuat sesuatu menjadi sempurna. (Shu Tzu)
6. Kebijaksanaan lebih baik dari pada kekuatan. (Nariswari)
7. Seseorang yang mudah untuk dibohongi, merupakan senjata bagi seorang bajingan. (William Kurtz)
8. Anda tidak bisa selalu menang dalam segala hal,karena pada dasarnya tidak ada manusia yang sempurna. (Nariswari)
9. Orang yang tidak tahu apa-apa, tidak akan ragu memutuskan sesuatu. (Nariswari)
10.Perang adalah pesta kematian. (Nariswari)
1. Masyarakat akan mengakui kemampuan kita setelah kita membuktikannya. (Bob Edwards)
2. Katakanlah kebenaran, tapi katakanlah itu dengan penuh keyakinan. (Emily Dickinson)
3. Uang adalah majikan yang buruk, tai mereka adalah pelayan yang sangat baik. ( P.T. Barnum)
4. Kata-kata yang bijaksana seringkali tidak didengar, namun kata-kata yang lembut akan selalu diingat oleh orang. (Sir Arthur Helps)
5. Saya lebih mencintai negara saya daripada keluarga saya. Akan tetapi saya lebih mencintai perikemanusiaan daripada negara saya. (Francois Fenelon)
6. Pikiran yang kretif akan selalu hidup, meskipun di saat-saat yang buruk sekalipun. (Anna Freud)
7. Kita tidak akan memiliki suatu mayarakat, jika kita menghancurkan lingkungan hidup. (Margareth Mead)
8. Kegagalan biasanya adalah akibat dari kesombongan manusia. (D.H. Lawrence)
9. Perlakukanlah teman-teman Anda lebih baik, sebagai ganti mencintai musuh-musuh Anda. (Ed Howe)
10.Orang seringkali lupa akan kebaikan yang Engkau lakukan bagi mereka. Tetapi tetap akan mengingat pada kejahatan yang Engkau perbuat. (Sommerset Mougham)
1. Cita-cita yang benar tidaklah mudah dan murah. (Winarno Surachmat Msc.)
2. Komputer dapat memecahkan segala macam persoalan. kecuali persoalan pengangguran yang diakibatkannya. (Peter Druker)
3. Barang siapa takut menghadapi persoalan, ia sebenarnya takut untuk menghadapi kemajuan. (Bung Karno)
4. Cara terbaik untuk menghadapi persiapan akhir kehidupan seseorang adalah hidup untuk orang lain. Untuk itulah saya mencoba untuk dapat melakukannya dengan baik. (Jhon D. Rockefeller)
5. Karena saya tahu arti kesukaran, maka saya suka menolong orang lain. (Vergilius)
6. Kemalasan adalah hiburan bagi orang-orang yang picik. (Chesterfield)
7. Manusia adalah sahabat sesamamu. (Mahavira)
8. Keberanian seseorang sering timbul setelah merasa ketakutan, karenanya jangan merasa bangga atau sombong jika engkau seolah-olah merasa berani. (Plato)
9. Untuk mencapai sukses dalam bisnis, haruslah berani, menjadi nomor satu dan berbeda dengan yang lain. (J.J. Merchant)
10.Mengalami kegagalan di masa muda adalah suatu hikmah dan bermanfaat besar pada masa tua. (Thomas Huxley)
| |